Cara Perawatan Lavender

Lavender merupakan tumbuhan perdu dengan bunga yang wangi. Tumbuhan ini merupakan tumbuhan menahun, sering pula ditanam menjadi tumbuhan semusim.
Lavender sangat suka daerah kering dan tidak suka dengan kelembaban tinggi (kecuali Lavandula dentata dan Lavandula stoechas)  sehingga untuk daerah tropis sebaiknya ditanam dalam kontainer/pot.

Champ de lavande

Media/tanah: Media tanam haruslah memiliki drainase yang bagus, sebaiknya pasir menjadi unsur dominan dalam media. Lebih suka pada tanah yang basa (pH 7,1), jadi dianjurkan untuk menambahkan banyak kapur dolomit jika tanah agak asam.

Pemupukan: Tidak dianjurkan menambahkan banyak pupuk jika yang diinginkan adalah aroma harumnya. Jika terlalu banyak pupuk tumbuhan tidak akan mau berbunga.

Cahaya: Lavender suka dengan cahaya matahari yang penuh dengan sirkulasi udara yang bagus. Usahakan mendapat minimal 6 jam sinar matahari setiap hari.

Pengairan: Lavender hanya butuh sedikit air. Jangan sampai terkena hujan terus-menerus, kecuali media tanamnya mampu membuang air hujan tersebut dengan segera.

Panen: Bunganya paling harum saat bunga-bunga kecilnya mulai membuka. Potong batang bunga lalu dikeringkan dengan sinar matahari.

[ps_product_list id_product=101 tpl=pes.tpl]

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *